Sudah 3 hari ini aku pulang kerja naik krl ekonomi jurusan Bogor, aku sengaja naik yang ekonomi karena yang sudah-sudah naik yg AC penuh sesak juga.
Jadi sebenarnya aku pengen tau aja seberapa sesak kalo naik kereta ekonomi. Hari pertama naik lumayan desek-desekan sampe di dorong-dorong. Hari ke 2 pulangnya agak telat jadi naik kereta ekonomi yg jam 7 lumayan padet juga tapi ga sampe di dorong2. Hari ke 3 naik gerbong paling belakang posisi lumayan enak dekat pintu jadi bisa senderan dan ga kedorong-dorong..
Kenapa aku pilih gerbong paling belakang karena aku turun si stasiun Pondok Cina, jadi jalan ke pintu keluar lebih dekat.
Kalo aku perhatikan kenapa orang-orang suka naik di atas gerbong, mungkin mereka lebih nyaman karena bisa bernapas lega, tidak panas, tidak desak-desakan dan yang pasti dapat duduk, karena kalau berdiri mereka bisa jatuh hehe...
Yang aku siapin kalo naik kereta yang terpenting adalah sapu tangan/slayer buat tutup hidung, kalo masker yg biasa buat rumah sakit kayaknya kurang kuat.
Kenapa harus pake masker/tutup hidung? karena aroma di kereta ekonomi agak sedikit kurang bersahabat dengan hidung, sebenarnya di kereta AC ga wangi juga sih, mungkin baunya nyaru ama hembusan AC :)
Baru beberapa hari naik kereta di stasiun sudah dipasang spanduk yg isinya pengumuman kenaikan tarif sebesar Rp. 2000 untuk kereta AC, ga tau kalo ekonomi sepertinya tidak ada kenaikan atau malah mau dihapuskan? mudah2an jangan kasian kaum ekonomi lemah seperti aku ini.
Sebenarnya aku naik kereta itu ada maksud untuk uji mental, karena bulan September rencana mau pindah ke Citayam dan pasti akan menjadi Roker nantinya... (rombongan kereta...)
Tapi belum lagi pindah eh tiket yang AC sudah naik, alamat nih naik ekonomi terus, sebab kalo naik yang AC bisa tekor kita....
Tapi aku berharap ada penambahan kereta ekonami, karena dengan adanya kenaikan tarif kereta AC pasti banyak yg pindah ke ekonomi, atau mereka beli tiket ekonomi tapi naiknya AC dan ini yang bikin kereta AC jadi luber-luber penumpangnya karena pintunya ga bisa ketutup saking padetnya penumpang.
Dan yang dirugikan bukan pihak KA saja tapi penumpang yang bertiket AC juga rugi karena menjadi tidak nyaman.
Mudah-mudahan kedepan akan ada perubahan yang lebih baik lagi....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar